• 16

    Jan

    Banjir

    Berita banjir sedang deras sederas laju air dari arah selatan ke utara. Ya…media massa elektronik dan cetak isinya tentang banjir, terutama banjir di Jakarta yang memang pelanggan banjir. Sepertinya tahun ini banjir lumayan besar, ini kalau dibandingkan jaman Fauzi Bowo memimpin yang curah hujannya ramah. Hujan yang terus menerus dalam empat hari terakhir telah membuat banyak wilayah di Jakarta benar-benar dalam kondisi memperihatinkan. Wilayah yang telah lama bebas banjir kini terkena banjir lagi, seperti di daerah Bidara Cina. Yang jelas banjir ada di mana-mana, bukan hanya di Jakarta. Tapi Jakarta yang merupakan pusat segala macam hal di negri ini tentunya lebih diutamakan dalam pemberitaannya. Seluruh Indonesia, bahkan mungkin seluruh dunia tahu Jakarta sedang kebanjiran saat i
  • 14

    Jan

    Partai Nasdem Mencurigakan

    Tidak berprasangka buruk lho, cuma sampai sekarang saya masih teringat pernyataan salah satu tokoh partai yang parpol-nya tidak bisa ikut pemilu karena tidak diloloskan oleh KPU. Begini menurut politisi yang lumayan terkenal itu saat tampil di televisi beberapa waktu lalu, “Jangan-jangan yang benar-benar lolos cuma satu partai, yaitu Partai Nasdem.” Nah kan? Dari sepuluh partai yang akan ikut pemilu tahun 2014 nanti, Partai Nasdem adalah satu-satunya partai baru. Partai yang baru dua tahunan berdiri, yang merupakan kelanjutan dari Ormas Nasdem ini pasti tidak mengejutkan, karena sudah bukan rahasia kalau pemuncaknya adalah salah satu orang kaya negri ini. Maka kalau muncul pernyataan seperti di atas atau ada yang curiga jalur lolosnya Nasdem bermasalah saya kira wajar. Pol
  • 5

    Jul

    PERANG KUMIS

    Jakarta sepertinya sedang dilanda Perang Kumis. Perang Kumis ini jelas berkaitan dengan Pemilukada yang sekarang sedang gencar-gencarnya kampanye. Tentu perang ini bukan perang fisik gosok-gosokan kumis, tapi cuma slogan. Kalau anda orang Jakarta pasti tahu bahwa salah satu pasangan cagub menggunakan kata KUMIS untuk slogan. Cagub yang terkenal menggunakan kata KUMIS ini adalah pasangan nomor dua, slogannya Jakarta jangan BerKuMis (Berantakan Kumuh dan Miskin). Boleh juga, asal tidak dimaksudkan untuk menyerang pribadi lawan tanding yang berkumis. Tapi sepertinya cagub yang berkumis tak mau tinggal diam, dan caranya perlu diacungi jempol sebab tak menampilkan sikap jengkel. Sikap positipnya terlihat dari slogan tandingan yang dipakai kemudian, yaitu Jakarta harus BerKuMis ( Bersatu, Kuat
  • 5

    Sep

    Lebaran Lewat Sudah

    Seminggu sudah lebaran berlalu. Orang Jawa menyebut saat sekarang dengan Bada Wekasan. Artinya tak ada lagi salam-salaman dan ucapan Minalaidin Wal Faizin. Saya sebagai generasi baru tak begitu akrab dengan istilah ini dan tradisi yang menyertainya, tapi sepintas lalu masih ingat dulu saat anak-anak sering mendengar ungkapan semacam itu. Jadi entah benar atau tidak ada hal semacam itu. Yang pasti kampung kembali sepi karena kerabat telah kembali ke kota. Dan kota pun ramai lagi karena yang mudik telah tiba kembali dan siap sibuk seperti biasanya. Maaf-maafan sudah dilakukan, kini siap kembali untuk sikut-sikutan. Selamat berjuang.
  • 11

    May

    Membakar Rumput Kering

    Rakyat, mereka orang kebanyakan yang hidupnya di bawah ibarat rumput. Dan rumput yang tak lagi bisa tumbuh karena iklim tak mendukung hidup mereka pasti akan kering. Kini rakyat Indonesia secara umum adalah rumput kering itu. Mereka tidak hidup, tidak eksis sebagai mana kodratnya menjadi pengelola semesta. Mereka hanya segerombolan makhluk yang dikondisikan keadaan. Kering tak indah untuk disaksikan. Mereka rasanya belum benar-benar mati. Karena biasanya rumput kering ketika disirami akan menghijau lagi. Tapi mereka menyusahkan dan sedang tidak dianggap berarti. Maka mereka dibakar dan dikhianati. Penertiban penumpang KRL yang musiman dan tidak pernah jelas hasilnya adalah jelas pembakaran rumput kering semata. Penumpang dan petugas penertiban saling gesek dan terbakar. Hal ini pasti sej
  • 7

    May

    Kontes Blog HIPNOTIS

    Akhirnya bisa ikut kontes blog yang diadakan oleh Indah Dewi Pertiwi. Di sini review-ku. Sekarang tinggal nunggu iPad datang. Ngimpi kali!
  • 5

    May

    Hujan Hari Ini

    Tadi pagi sepertinya tak ada tanda-tanda akan hujan. Tapi meski tidak selalu lebat, hujan masih melingkupi alam sekitarku. Topi pun masih basah setelah tadi pagi kehujanan. Badan anget karena kedinginan. Hujan tentu saja fenomena yang biasa. Tapi ketika datangnya tak tentu waktu jadi membingungkan. Hitung-hitungan musim pun kini diabaikan. Hujan hari ini semoga tidak sampai malam nanti, karena ada rencana mau menghadiri pengajian yang rencananya akan diisi oleh KH. Zainuddin MZ. Hujan habiskan dirimu sebelum maghrib. Aku mau nanti malam cukup didinginkan oleh sisa basahmu di tanah. Tidak oleh siraman yang kadang membuat kulit kepala menjadi tebal.
  • 30

    Apr

    Siswi IPDN Obral Tubuh

    Apa yang dilakukan siswi IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) dengan berlagak di depan kamera dalam pose yang membuat laki-laki tidak tenang duduk saya yakin bukan prestasi. Walaupun banyak pihak terus mendorong agar anak-anak muda dalam negeri melakukan aksi telanjang di tempat umum atau merekam adegan mesum. Apalagi mereka sekolah gratis dengan biaya negara bukan untuk melakukan hal itu. Tapi entahlah bagi para petinggi lembaga pendidikan itu yang sepertinya tersinggung ketika hal ini dipermasalahkan. Saya jadi ingat Pak Inu Kencana yang pernah bicara kebobrokan institusi yang jadi tempatnya mengajar itu. Entah di mana beliau sekarang dan melihat ini semua entah apa yang beliau katakan. Kalau saya akan mengatakan, “obral obral…!”
  • 27

    Apr

    William dan Kate

    William adalah Pangeran yang akan mewarisi takhta. Dan Kate adalah wanita cantik yang akan menjadi permaisurinya. Pernikahan mereka yang kini sedang jadi berita akan menjadi pernikahan yang akan lama dikenang. Apalagi kalau kelak hubungan mereka sebagai suami dan istri penuh dengan masalah. Mereka sepertinya tengah berbahagia. Akankah untuk selamanya?
  • 21

    Apr

    Franky Sahilatua Wafat

    Wafat atau meninggal dunia adalah biasa. Hampir setiap hari bahkan di masjid dekat rumah pengumuman tentang meninggal dunianya seseorang terdengar dan tak ada kehebohan. Tapi meski biasa dan memang tak perlu jadi kehebohan adakalanya hal biasa ini muncul dengan pengecualian. Seperti ketika meninggalnya seseorang tidak wajar atau oleh sebab yang membuat orang lain merasa takut mengalaminya. Tapi meninggal wajarpun kadang saat mayatnya adalah bekas orang yang berpengaruh atau berprestasi akan diikuti pemberitaan dan perbincangan yang lama. Dan saat ini seorang yang berprestasi di bidang musik, yaitu Franky Sahilatua telah meninggalkan kita yang selama ini telah akrab dengan suaranya dan gayanya. Selamat jalan saja. Saya tak terlalu gandrung dengan Franky, setidaknya jika dibandingkan denga
- Next

Author

Follow Me

Search

Recent Post